Minggu, 03 Mei 2020

Laporan Praktikum Pemeriksaan Boraks Pada Makanan

 Dosen Pembimbing : Khiki Purmawati Kasim, SST, M.Kes

LAPORAN PRAKTIKUM PEMERIKSAAN BORAKS PADA MAKANAN



Anna Satriana
PO714221181.006
DIV/IIA

POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES MAKASSAR
JURUSAN KESEHATAN LINGKUNGAN
TAHUN 2019



DASAR TEORI
Makanan merupakan kebutuhan sehari-hari manusia, lalu bagaimana jika makanan yang selama ini dikonsumsi ternyata mengandung bahan yang berbhaya bagi tubuh. Tentu hal tersebut bukannya menutrisi tubuh tetapi sebaliknya menghancurkan organ-organ tubuh, salah satunya makanan yang mengandung boraks.
Boraks adalah senyawa kimia yang mempunyai sifat dapat mengembangkan, memberiefek kenyal, serta membunuh mikroba. Boraks sering digunakan oleh produsen untuk dijadikan zat tambahan makanan (ZTM). 
Keberadaan boraks pada makanan tidak ditoleransi (tidak boleh ada dalam kadar  berapapun, red.) karena sangat berbahaya bagi kesehatan, oleh sebab itu penggunaan boraks dilarang (tidak ada standar kadar boraks dalam makanan) oleh BadanPengawas Obat dan Makanan (BPOM).
Jika terhirup ==> Rasa terbakar pada hidung dan tenggorokan, sukar bernapas, napas pendek, sakitkepala, kanker paru-paru.
Jika terkena kulit ==> Kemerahan, gatal, kulit terbakar.-Jika terkena mataKemerahan, gatal, mata berair, kerusakan mata, pandangan kabur, kebutaan.
Jika tertelan ==> Mual, muntah, perut perih, dalam jumlah banyak menyebabkan kurang darah, muntahdarah, mati.
Oleh sebab itu pada laporan kali akan membahas pemeriksaan boraks pada makanan

TUJUAN
Untuk menguji apakah pada makanan tersebut terdapat boraks

ALAT DAN BAHAN
Tusuk gigi
Kunyit basah
Makanan yang akan diperiksa sperti bakso, tahu, tempe, ikan, tempe, mie basah, ayam, dll
CATATAN 1 : Kunyit basah dan tusuk gigi tidak hanya pada boraks tetapi juga formalin pada makanan

PROSEDUR
Siapkan alat dan bahan
Tusukkan tusuk gigi pada kunyit basah
Tusuk gigi dari kunyit basah, ditusukkan pada makanan yang akan diuji
Tunggu 5 detik lalu lepaskan tusuk gigi
Apabila tusuk gigi tersebut mengalami perubahan warna (merah) maka makanan tersebut positif boraks.

HASIL
(Negatif Boraks) Tidak mengandung boraks

ANALISA HASIL
Dari prosedur tersebut ditemukan hasil bahwa makanan-makanan yang diuji tidak memiliki kandungan boraks, dikarenakan tusuk gigi tersebut tidak berubah warna (merah) setelah dilepaskan dari makanan tersebut. Adapun makanan tersebut dibeli dari pedagang keliling yang sering berjualan disekitar rumah.

KESIMPULAN
Dari pembahasan tersebut dapat disimpulkan bahwa boraks merupakan bahan yang berbehaya bagi tubuh. Namun, hal tersebut dapat ditandai dengan pemeriksaan kunyit basah dan tusuk gigi, melihat kondisi makanan misalnya dikerumuni lalat, kenyal, dll. Contohnya seperti makanan yanh diuji dimana ditemukan bahwa makanan tersebut negatif boraks.